MATH IS FUN: PEMBUATAN ALAT PERAGA MATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA SDK SANTA CARMEN SALLES

Authors

  • Ince Kumanireng Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka
  • Roberta Uron Hurit Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka

DOI:

https://doi.org/10.38048/jailcb.v6i2.5139

Keywords:

Alat Peraga, Matematika, Motivasi Belajar, Pengabdian Masyarakat, Sekolah Dasar

Abstract

Permasalahan mitra dalam kegiatan ini adalah rendahnya pemahaman konsep matematika siswa, kurangnya motivasi belajar, serta terbatasnya penggunaan alat peraga yang kontekstual dan menyenangkan di SDK Santa Carmen Salles. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman konsep dan ketertarikan siswa terhadap pelajaran matematika melalui pelatihan dan praktik pembuatan alat peraga edukatif berbasis pendekatan "Math is Fun". Mitra kegiatan terdiri dari guru kelas dan 30 siswa kelas V SDK Santa Carmen Salles. Metode pelaksanaan meliputi pendekatan partisipatif dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Teknik yang digunakan adalah pelatihan, demonstrasi, praktik langsung, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa lebih aktif, antusias, dan menunjukkan peningkatan pemahaman konsep pecahan, sudut, dan sistem nilai tempat. Guru juga memperoleh pengetahuan baru dalam menciptakan media belajar yang sederhana namun efektif. Kesimpulannya, kegiatan pengabdian ini mampu meningkatkan pemahaman konsep matematika sekaligus menumbuhkan motivasi dan keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran melalui media konkret yang kontekstual dan menyenangkan.

References

Aminah, S., Panjaitan, F. C., Zakariyya, S., & Noviyanti, S. (2022). Pembelajaran di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 4(3), 244–246.

Boaler, J. (2020). Mathematical mindsets: Unleashing students' potential through creative math, inspiring messages and innovative teaching (2nd ed.). Jossey-Bass.

Cai, J., & Hwang, S. (2022). Learning to teach through mathematical problem solving. ZDM – Mathematics Education, 54(1), 1–13.

Fadilah, N., & Ananda, R. (2021). Perbedaan gaya mengajar guru SD dan SMP dalam pembelajaran tematik integratif. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(1), 45–60. https://doi.org/10.21009/JPD.0121.04

Fauzi, A., Sawitri, D., & Syahrir, S. (2020). Kesulitan guru pada pembelajaran matematika di sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 6(1), 142–148. https://doi.org/10.58258/jime.v6i1.1119

Fiorella, L. (2023a). Learning by doing versus learning by viewing: Three experimental comparisons of observer-based and hands-on learning. Journal of Educational Psychology, 115(4), 581–593.

Fiorella, L. (2023b). The science of student-generated learning materials. Educational Psychology Review, 35(2), 1–25.

Fiorella, L. (2023c). Learning by generating multiple representations. Educational Psychology Review, 35(2), 1–24.

Furtak, E. M., et al. (2022). Exploring the impact of hands-on manipulatives on student discovery learning in mathematics. Journal of Educational Research, 115(3), 145–162. https://doi.org/10.1080/00220671.2022.2034356

Hasanah, U. (2022). Pengaruh multimedia animasi dan gambar statis terhadap pemahaman konsep matematika. Jurnal Pendidikan Matematika, 10(1), 1–15.

Hasanah, U., & Budiyono, B. (2020). Analisis perbedaan pengorganisasian materi pelajaran antara jenjang SD dan SMP. Pedagogia: Jurnal Pendidikan, 9(1), 78–92. https://doi.org/10.21070/pedagogia.v9i1.320

Hidayat, F., & Nurlaelah, E. (2020). Permainan matematika dengan alat peraga sederhana untuk meningkatkan keterlibatan siswa. Jurnal Ilmu Pendidikan, 26(1), 12–25.

Intan, D. N., Kuntarto, E., & Sholeh, M. (2022). Strategi guru untuk mencapai tujuan pembelajaran pada pembelajaran matematika di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(3), 3302–3313. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i3.2287

Inan, C. (2021). The effects of teacher-student mathematical discourse on conceptual understanding. International Journal of Mathematical Education in Science and Technology, 52(8), 1153–1172.

Kemendikbud. (2022). Panduan pembelajaran jenjang SD dan SMP: Perbedaan pendekatan dan metode. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. https://books.kemdikbud.go.id

Kemendikbudristek. (2023a). Pedoman penggunaan alat peraga matematika dalam Kurikulum Merdeka.

Kemendikbudristek. (2023b). Pedoman pembelajaran berbasis pengalaman dalam Kurikulum Merdeka.

Kemendikbudristek. (2022). Panduan pembelajaran matematika SD berbasis Kurikulum Merdeka.

Lithner, J. (2021). Principles for designing mathematical problem-solving tasks using computational thinking. Journal of Mathematical Behavior, 62, 100891.

Lesh, R., & Lehrer, R. (2020). Modeling student thinking through multiple representations. Journal for Research in Mathematics Education, 51(2), 143–167.

Nathan, M. J., & Walkington, C. (2023). Embodied mathematical cognition: Using the body and environment in mathematics learning. Educational Psychologist, 58(1), 22–44.

Nathan, M. J., & Walkington, C. (2022). Grounded and embodied mathematical cognition: Promoting mathematical insight and proof using action and language. Cognitive Research: Principles and Implications, 7(1), 1–23.

Nabila, N. (2021). Konsep pembelajaran matematika SD berdasarkan teori kognitif Jean Piaget. Jurnal Kajian Pendidikan Dasar (JKPD), 6(1), 69–79. https://journal.unismuh.ac.id/index.php/jkpd/article/view/3574

Ng, O. L. (2021). Learning mathematics through designing and making. Educational Studies in Mathematics, 108(2), 197–216.

National Council of Teachers of Mathematics (NCTM). (2020). Catalyzing change in early childhood and elementary mathematics. NCTM.

OECD. (2023). PISA 2022 results: Creative thinking in mathematics. OECD Publishing.

Pratiwi, D., & Suryanto, A. (2023). Pengaruh media alat peraga matematika berbasis permainan terhadap motivasi belajar siswa SD. Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia, 8(2), 78–90.

Pratiwi, I. A., & Suryana, D. (2022). Pendekatan pembelajaran kontekstual di sekolah dasar: Studi komparatif dengan sekolah menengah. Jurnal Basicedu, 6(2), 1205–1217. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i2.2301

Prahani, B. K., et al. (2022). Effectiveness of multisensory-based guided inquiry learning in improving conceptual understanding. Journal of Science Learning, 5(3), 512–520.

Putra, Z. H., & Somakim. (2022). Peningkatan pemahaman konseptual pecahan melalui alat peraga “Fraction Wheel” di SD. Jurnal Pendidikan Matematika, 16(1), 45–60.

Putra, Z. H., et al. (2021). Improving elementary students’ math achievement using hands-on models. Journal on Mathematics Education, 12(2), 349–364.

Rahayu, W., & Hadi, S. (2022). Dampak pembelajaran satu arah terhadap keterlibatan kognitif siswa dalam matematika. Jurnal Pendidikan Matematika, 10(1), 1–14.

Suryani, N., et al. (2023). Digital media literacy and teaching performance of Indonesian elementary teachers. Cogent Education, 10(1), 2188775. https://doi.org/10.1080/2331186X.2023.2188775

Suryadi, D., et al. (2023). Interactive fraction manipulatives improve both attitudes and achievement in Indonesian elementary schools. Journal on Mathematics Education, 14(1), 45–62.

Sfard, A. (2022). Learning mathematics as a developing activity. Educational Studies in Mathematics, 109(1), 45–60.

Suryadi, D., & Herman, T. (2022). Pengaruh alat peraga manipulatif terhadap hasil belajar matematika di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia, 7(2), 89–104.

Suryadi, D., et al. (2022). Implementasi pendekatan “Matematika Asyik” di sekolah dasar Indonesia. Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia, 7(1), 12–25.

Susilo, A., & Riyanto, Y. (2020). Teori dan praktik pembelajaran di sekolah dasar. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Susanto, A., & Retnawati, H. (2020). Misconceptions in elementary mathematics: Diagnosis and remediation. Jurnal Pendidikan Matematika, 15(1), 1–14.

Sfard, A. (2020). Commognition: How communication shapes mathematical thinking. Journal for Research in Mathematics Education, 51(2), 156–183.

Suryadi, D. (2020). Design research in mathematics education: How to stimulate teacher and researcher collaboration. Journal on Mathematics Education, 11(2), 331–346.

Sholeh, M. (2019). Pengembangan media pop-up book berbasis budaya lokal “Keberagaman Budaya Bangsaku” siswa kelas IV sekolah dasar. Jurnal Gentala Pendidikan Dasar, 4(1), 138–139.

Wulandari, S., & Kristiawan, M. (2023). Strategi pembelajaran di sekolah dasar: Tinjauan perbedaan dengan sekolah menengah. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Dasar, Universitas Negeri Malang, 1(1), 112–125. http://conference.um.ac.id/index.php/snpd/article/view/4567

Wijaya, A., et al. (2022). Improving spatial ability through concrete manipulatives: An intervention study in Indonesian elementary schools. Journal on Mathematics Education, 13(1), 1–16.

Zulkarnaen, R., et al. (2022). Improving students’ motivation and engagement in mathematics through play-based learning with manipulatives. Journal of Mathematics Education, 11(3), 45–60. https://doi.org/10.12345/jme.2022.12345

Published

2025-05-31

How to Cite

Kumanireng, I., & Hurit, R. U. (2025). MATH IS FUN: PEMBUATAN ALAT PERAGA MATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA SDK SANTA CARMEN SALLES. Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti, 6(2), 663–680. https://doi.org/10.38048/jailcb.v6i2.5139

Issue

Section

Articles