PENINGKATAN LITERASI KOMUNIKASI DIGITAL DAN PROMOSI BUDAYA BALI DI DESA ADAT BLAHKIUH

Authors

  • Vitalia Fina Carla Rettobjaan Universitas Bali Internasional
  • Ni Made Widyani Universitas Bali Internasional
  • Made Karma Maha Wirajaya Universitas Bali Internasional
  • A A Ngurah Bagus Aristayudha Universitas Bali Internasional

DOI:

https://doi.org/10.38048/jailcb.v6i2.4611

Keywords:

Desa Adat, Literasi Digital, Media Sosial, Pelestarian, Promosi Budaya

Abstract

Desa Adat Blahkiuh sebagai pusat budaya lokal menghadapi tantangan dalam mempromosikan warisan budayanya secara digital, khususnya di era komunikasi moderen yang serba cepat dan berbasis teknologi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi komunikasi digital dan keterampilan promosi budaya masyarakat melalui pelatihan berbasis teknologi informasi dan media sosial. Mitra kegiatan adalah warga dan pengelola sosial media Desa Adat Blahkiuh yang memerlukan pendampingan dalam produksi konten digital budaya. Metode pelaksanaan meliputi observasi kebutuhan mitra, pelatihan penggunaan perangkat lunak desain grafis dan video, praktik membuat konten kreatif budaya lokal, serta evaluasi keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam mengelola media sosial, membuat konten promosi budaya, serta pemahaman terhadap etika komunikasi digital. Kesimpulannya, program ini memberikan dampak positif terhadap pelestarian budaya Bali melalui media digital, serta memberdayakan masyarakat desa untuk berpartisipasi aktif dalam promosi budaya secara mandiri dan berkelanjutan.

References

Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Badung. (2022). Laporan Statistik Penggunaan Internet di Kabupaten Badung Tahun 2022. Pemerintah Kabupaten Badung.

Fauzan, R., Setiawan, B., & Suryani, T. (2021). Transformasi digital dalam promosi budaya: Studi kasus komunitas pariwisata lokal. Jurnal Komunikasi Digital, 15(2), 112–130.

Febri, F., & Munawaroh, M. (2025). Transformasi digital dalam mengembangkan wisata budaya dan religi di Indonesia. Jurnal Ilmu Religi dan Sosial, 2(1), 45–58. https://doi.org/10.61722/jirs.v2i1.3666

Kurnia, N., & Astuti, S. I. (2017). Peta gerakan literasi digital di Indonesia: Studi tentang pelaku, ragam kegiatan, kelompok sasaran dan mitra. Informasi, 47(2), 149–166. https://doi.org/10.21831/informasi.v47i2.16079

Kurniawan, H., & Sari, R. (2021). Transformasi digital dalam pelestarian budaya lokal di era media sosial. Jurnal Komunikasi Digital, 9(2), 112–126.

Kurnianingsih, I., Rosini, R., & Ismayati, N. (2017). Upaya peningkatan kemampuan literasi digital melalui pelatihan berbasis komunitas. Jurnal Literasi Digital, 5(1), 45–60.

Hermawan, N., Dewi, D. A., & Ardiansyah, M. I. (2024). Budaya di era digital: Pengaruhnya terhadap masyarakat Indonesia. Jurnal Maras, 3(1), 27–35. https://doi.org/10.31294/maras.v3i1.110

Hermawati, I., & Syah, R. (2018). Upaya pencegahan kasus cyberbullying bagi remaja pengguna media sosial di Indonesia. Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial, 17(2), 131–146.

Limilia, P., & Aristi, N. (2019). Literasi media dan digital di Indonesia: Sebuah tinjauan sistematis. Jurnal Komunikatif, 8(2), 205–222. https://doi.org/10.33508/jk.v8i2.2199

Manan, I. R., Gunawan, A., Sucipto, I., Suryadi, R. H., & Yannesa, A. (2025). Membangun literasi digital masyarakat desa Kedungwaringin dalam menyongsong transformasi teknologi. Jurnal Harmoni, 7(2), 123–135. https://doi.org/10.31294/harmoni.v7i2.2316

Rahmawati, F., & Yuniarti, L. (2023). Efektivitas media digital dalam mempromosikan budaya lokal: Studi pada komunitas adat. Jurnal Budaya Nusantara, 11(3), 90–105.

Santoso, H., Lestari, R., & Wijaya, P. (2022). Dampak pelatihan literasi digital terhadap pemberdayaan masyarakat desa. Jurnal Pengabdian Masyarakat Digital, 7(2), 145–160.

Santosa, B., & Widiastuti, R. (2021). Strategi pengelolaan media sosial untuk promosi budaya lokal. Jurnal Teknologi dan Komunikasi, 8(3), 78–92.

Sari, D., Hidayati, N., & Permana, S. (2022). Kesenjangan digital dalam masyarakat pedesaan: Implikasi bagi pengembangan sumber daya manusia. Jurnal Sosial & Teknologi, 14(4), 67–80.

Setiawan, R., Susanto, B., & Hidayati, T. (2023). Peningkatan kapasitas digital untuk komunitas lokal dalam pelestarian budaya. Jurnal Teknologi dan Masyarakat, 6(1), 23–40.

Sofya, N. D., Esabella, S., Ekastini, E., & Yunanri, W. (2025). Digitalisasi sebagai sarana pelestarian kebudayaan lokal. Jurnal Pengabdian Rekayasa Sistem, 3(1), 1–6. https://doi.org/10.36761/jpres.v3i1.5365

Sumiyanti, S., Syaifurrohman, A., Alfina, A., & Salimu, S. A. (2025). Transformasi budaya di era digital. Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi, 4(1), 27–32. https://doi.org/10.31294/diteksi.v4i1.1931

Susanto, R., & Hidayati, N. (2022). Pelatihan digital sebagai strategi peningkatan literasi komunikasi di wilayah adat. Jurnal Komunikasi dan Pemberdayaan Masyarakat, 10(2), 130–145.

Suryani, N. P., Aditya, P. A., & Setiawan, D. (2022). Storytelling digital sebagai sarana pelestarian seni dan budaya Bali: Analisis efektivitas pada generasi muda. Jurnal Media dan Budaya, 7(2), 133–148.

Syah, R., Darmawan, D., & Purnawan, A. (2019). Analisis faktor yang mempengaruhi kemampuan literasi digital. Jurnal Akrab, 10(2), 60–69.

Turnip, E. Y., & Siahaan, C. (2021). Etika berkomunikasi dalam era media digital. Intelektiva, 3(4), 38–45.

Wijaya, R., & Lestari, M. (2023). Peran digitalisasi dalam pengembangan konten budaya lokal: Peluang dan tantangan. Jurnal Media dan Kreativitas, 8(3), 78–92.

Published

2025-05-30

How to Cite

Rettobjaan, V. F. C., Widyani, N. M., Wirajaya, M. K. M., & Aristayudha, A. A. N. B. (2025). PENINGKATAN LITERASI KOMUNIKASI DIGITAL DAN PROMOSI BUDAYA BALI DI DESA ADAT BLAHKIUH. Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti, 6(2), 362–376. https://doi.org/10.38048/jailcb.v6i2.4611

Issue

Section

Articles