MERESTORASI PERAN ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN IMAN DI PAROKI ST. PETRUS PARITI – SULAMU KEUSKUPAN AGUNG KUPANG
DOI:
https://doi.org/10.38048/jailcb.v5i1.2725Keywords:
Keluarga, Pendidikan Iman, Peran Orang TuaAbstract
Pendidikan merupakan hal mendasar bagi setiap manusia. Setiap orang tua mempunyai peran yang sangat penting dalam pendidikan anak.Saat ini, banyak orang tua yang lebih sibuk bekerja untuk pemenuhan kebutuhan keluarga dan sering mengesampingkan tugas utama mereka sebagai pendidik iman dalam keluarga. Kebiasaan beribadah bersama dalam keluarga sudah jarang dilakukan akibat perkembangan IPTEK. Hal ini yang mendasar utama kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di wilayah Paroki St. Petrus Pariti – Sulamu Keuskupan Agung Kupang. Pemilihan mitra ini berdasarkan analisis situasi yang dilakukan oleh tim sebelum pengabdian dilaksanakan. Lokasi mitra ini pun masih termasuk dalam jangkauan wilayah Keuskupan Agung Kupang, sehingga sebagai lembaga yang menghasilkan profil lulusan pendidik dan Pembina iman umat, maka pendampingan kelompok kategorial khususnya keluarga-keluarga katolik juga menjadi tanggung jawab dari lembaga pendidikan STIPAS Keuskupan Agung Kupang.Tujuan kegiatan ini adalah untuk merevitalisasi peran dari orang tua dalam mendidik anak-anaknya, khususnya dalam hal pendidikan iman. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah gabungan antara pendidikan masyarakat dan SCP (Shared Christian Praxis) yang lebih menekankan pada pendekatan dialogal dan partisipatif, yang terdiri dari 3 tahapan yaitu tahap persiapan, pemaparan materi dan tahap evaluasi. Peserta yang mengikuti kegiatan tersebut terdiri dari orang tua, orang muda katolik dan anak-anak SEKAMI. Hasil dari kegiatan ini adalah peserta khususnya orang tua yang mengikuti kegiatanmenjadi paham akan tugas mereka sebaai pendidik pertama dan utama serta semakin termotivasi untuk mendampingi perkembangan iman anak-anak mereka.Pendampingan secara kontinyu, spiritualitas dan pastoral keluarga menjadi sangat penting dalam proses pendampingan dan penguatan para keluarga katolik di Paroki St. Petrus Pariti – Sulamu
References
Aman, A. (2020). Implementasi nilai-nilai pendidikan agama Islam dalam konteks toleransi di Desa Pariti, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. 1–99. http://digilib.uinsby.ac.id/44901/
Boleng, B. (2021). Pendampingan Pastoral Keluarga Dalam Mengukuhkan Hakikat Sakramen Perkawinan Menurut Iman Katolik. Kamaya: Jurnal Ilmu Agama, 4(1), 11–24. https://jayapanguspress.penerbit.org/index.php/kamaya/article/view/1205
C, Suryanti, & E, Marsella. (2022). Spiritualitas Keluarga Katolik di Era Disrupsi Teknologi. GIAT : Teknologi Untuk Masyarakat, 1(2), 41–50. https://doi.org/10.24002/giat.v1i2.6379
Wijoyoko, G. D & Wicaksono, N. E. N. (2023). Memaknai Pendidikan Keluarga Katolik Ditinjau Dari Dokumen Familiaris Consortio. Jurnal Riset Sosial Humaniora Dan Ilmu Pendidikan, 2(2), 125. https://journal.unimar-amni.ac.id/index.php/sidu/article/view/816
Hardawiryana, R. . (1981). Pope John Paul II-Familiaris Consortio. DokPen KWI E-Book Pdf Drive, 1–134.
Indonesia, K. W. G. (2021). Dokpen KWI NO.23b. In Departemen Dokumentasi dan Penerangan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) (Issue 23).
Konsili Vatikan II. (1965). APOSTOLICAM ACTUOSITATEM (Kegiatan Merasul). Seri Dokumen Gerejawi No. 12.
KWI. (2014). Gravissimum Educationis (GE). Seri Dokumen Gerejawi No. 97, 9. http://www.dokpenkwi.org/wp-content/uploads/2017/08/Seri-Dokumen-Gerejawi-No-97-MENDIDIK-DI-MASA-KINI-DAN-MASA-DEPAN-1.pdf
Lanang, W. R., Kana, K., & Kusumawanta, D. G. B. (2022). Pendekatan Relasional Agama dan Spiritualitas Dalam Meningkatkan Keutuhan Perkawinan Umat Katolik. In Theos : Jurnal Pendidikan Dan Theologi, 1(4), 112–117. https://doi.org/10.56393/intheos.v1i4.535
Nampar, H. D. N. (2018). Keluarga Sebagai Tempat Pertama dan Utama Pendidikan Iman Anak. Gaudium Vestrum: Jurnal Kateketik Pastoral, 2(1), 17.
Parihala, Y. (2021). Menggali makna keluarga Allah dalam dunia Alkitab dan surat Efesus: analisis historis-biblis. Kurios, 7(1), 149. https://doi.org/10.30995/kur.v7i1.237
Paska, P. E. N., Kawi, K., Tarihoran, E., Jumilah, B. S., Batlyol, S. A., & Darianto, D. (2016). Pendidikan Iman Dalam Keluarga Katolik Di Dekenat Kota Malang. SAPA - Jurnal Kateketik Dan Pastoral, 1(1), 43–71. https://doi.org/10.53544/sapa.v1i1.8
Suhartono, S. (2022). Implementasi Dampak Iptek Terhadap Iman Agama Kristen Dikaji Menurut Pandangan Alkitabiah. Coram Mundo: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 1(2), 39–47. https://doi.org/10.55606/corammundo.v1i2.1
Wea, D., & Wolomasi, A. K. (2022). Model Pendidikan Iman Anak Dalam Keluarga Berbasis Anjuran Apostolik Familiaris Consortio Dalam Menumbuhkan Perilaku Altruistik. Jurnal Masalah Pastoral, 10(1), 46–74. https://doi.org/10.60011/jumpa.v10i1.82
Yunianto, D. (2020). Ketahanan Keluarga Sebagai Basis Pendidikan Di Tengah Pandemi Covid 19. TA’DIBUNA: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 3(1), 1. https://doi.org/10.30659/jpai.3.1.1-12






