SOSIALISASI LITERASI POLITIK BAGI PEMILIH PEMULA TERHADAP INDIKASI BLACK CAMPAIGN BERBASIS POLITIK IDENTITAS MELALUI SOSIAL MEDIA

Authors

  • Ratu Nadya Wahyuningratna Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
  • Muhammad Adiz Wasisto Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
  • Chairun Nisa Zempi Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.38048/jailcb.v5i2.2359

Keywords:

Black Campaign, Literasi Politik, Pemilu, Politik Identitas, Sosial Media

Abstract

Kampanye hitam dalam media sosial selama pemilu presiden Indonesia tahun 2014 dan 2019, serta pemilihan gubernur Jakarta 2017, telah memengaruhi pemilih untuk membuat keputusan berdasarkan kebencian terhadap identitas lawan politik ketimbang pertimbangan rasional mengenai kebijakan kandidat. Pemilu 2024 diperkirakan akan mengalami fenomena serupa. Kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi dampak negatif kampanye hitam dan praktik politik identitas dengan menyediakan pendidikan literasi politik kepada calon pemilih. Siswa kelas XI dipilih sebagai sasaran kegiatan karena mereka merupakan calon pemilih baru yang aktif dalam penggunaan media sosial, tempat di mana kampanye hitam yang berbasis politik identitas sering terjadi. Metode yang digunakan adalah ceramah, tanya jawab dan post-test. Hasil dari program ini adalah dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa SMK Wiyata Satya Jakarta Barat yang awalnya hampir semua tidak memahami tentang literasi politik, membantu mereka membuat keputusan yang didasarkan pada prinsip-prinsip demokrasi, dan seluruhnya dapat mengurangi pengaruh negatif kampanye hitam dalam pemilu.

References

Asrori, A. (2015). Radikalisme di Indonesia: Antara historisitas dan antropisitas. Kalam, 9(2), 253-268.
Asrori, S. (2019). Mengikuti Panggilan Jihad; Argumentasi Radikalisme dan Ekstremisme di Indonesia. Aqlam: Journal of Islam and Plurality, 4(1).
Bayes, J. H. (2012). Gender and Politics: Mapping the Terrain in the Age of Empire. In J. H. Bayes (Ed.), Gender and Politics: The State of the Discipline
Basyir, K. (2016). Ideologi Gerakan Politik Islam di Indonesia. Al-Tahrir: Jurnal Pemikiran Islam, 16(2), 339-362.
Fukuyama, F. (2018). Against Identity Politics: The New Tribalism and the Crisis of Democracy. Foreign Affairs, 97(5), 90–114
Lestari, Y. S. (2018). Politik Identitas Di Indonesia: Antara Nasionalisme Dan Agama. Journal of Politics and Policy, 1(1), 19-30.
Pritchett, W. E. (2005). Identity Politics, Past and Present. International Labor and Working-Class History, 67, 33–41. http://www.jstor.org/stable/27672981
Rokhayah, S. (2021). Etika Bermedia Sosial .https://www.djkn.kemenkeu.go.id/kpknl-pekalongan/baca-artikel/14086/Etika-Bermedia-Sosial.html
Sirait, F. E. T. (2020). Ujaran Kebencian, hoax dan perilaku memilih (studi kasus pada pemilihan presiden 2019 di Indonesia). Jurnal Penelitian Politik, 16(2), 179-190.
Wardhani, P. S. N. (2018). Partisipasi Politik Pemilih Pemula dalam Pemilihan Umum. Jupiis: Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial, 10(1), 57-62.
Weir, A. (2008). Global Feminism and Transformative Identity Politics. Hypatia, 23(4), 110–133. http://www.jstor.org/stable/25483223.

Downloads

Published

2024-05-28

How to Cite

Wahyuningratna, R. N., Wasisto, M. A., & Zempi, C. N. (2024). SOSIALISASI LITERASI POLITIK BAGI PEMILIH PEMULA TERHADAP INDIKASI BLACK CAMPAIGN BERBASIS POLITIK IDENTITAS MELALUI SOSIAL MEDIA . Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti, 5(2), 311–325. https://doi.org/10.38048/jailcb.v5i2.2359

Issue

Section

Articles