EDUKASI MAKANAN SEHAT DAN GIZI SEIMBANG UNTUK MENCEGAH STUNTING PADA ANAK
DOI:
https://doi.org/10.38048/jailcb.v5i2.2350Keywords:
Anak Sehat, Gizi, Makanan sehat, StuntingAbstract
Stunting menjadi permasalahan serius dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. Data Hasil Validasi Gizi Balita dari 9 Puskesmas di Kota Cilegon pada Februari 2023 mencatat jumlah balita penderita stunting mencapai 1.144, dengan 168 balita mengalami stunting di Kecamatan Cibeber. Dari data posyandu, 5 di antaranya terdapat di Desa Cikerai. Selain itu, terdapat 23 anak dengan berat badan dan tinggi badan di bawah rata-rata yang seharusnya. Hasil wawancara dengan warga dan kepala desa menunjukkan bahwa faktor penyebab utama adalah ketidaktahuan orang tua akan pentingnya memberikan asupan makanan yang sehat dan bergizi, serta anggapan masyarakat yang salah mengenai pemberian makanan seperti sayur, buah, dan daging yang berlebihan sebagai penyebab anak sakit dan cacingan, sehingga para warga enggan memberikannya pada anak-anak mereka. Oleh karena itu, diperlukan program edukasi mengenai makanan sehat dan gizi seimbang guna mencegah bertambahnya angka stunting di desa tersebut. Program ini bertujuan memberikan pemahaman lebih mendalam kepada orang tua mengenai pentingnya memberikan sayur, buah, dan daging kepada anak-anak mereka. Teknik yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini meliputi survei lapangan, persiapan, dan sosialisasi, dengan metode ceramah dan pemberian makanan sehat. Sasaran kegiatan ini adalah seluruh orang tua yang memiliki anak balita dan PAUD, serta ibu hamil di Kelurahan Cikerai Kota Cilegon. Sebanyak 20 peserta yang memiliki anak PAUD dan 3 ibu hamil mengikuti kegiatan ini. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai makanan sehat dan bergizi untuk mencegah stunting.
References
Aleyachetty, R., Thomas, G. N., Kengne, A. P., Echouffo-Tcheugui, J. B., Schilsky, S., Forrester, T., ... & Sliwa, K. (2018). The double burden of malnutrition among adolescents: analysis of data from the global school-based student health and health behavior in school-aged children surveys in 57 low- and middle-income countries. The Lancet Child & Adolescent Health, 2(4), 278-288.
De Onis, M., & Branca, F. (2016). Childhood stunting: a global perspective. Maternal & Child Nutrition, 12, 12-26.
Dhami, M. V., Ogbo, F. A., Osuagwu, U. L., Ugboma, Z., & Agho, K. E. (2019). Stunting and severe stunting among infants in India: the role of delayed introduction of complementary foods and community and household factors. Global Health Action, 12(1). https://doi.org/10.1080/16549716.2019.1638020
Ernawati, A. (2020). Gambaran Penyebab Balita Stunting di Desa Lokus Stunting Kabupaten Pati. Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan Dan IPTEK, 16(2), 77–94. https://doi.org/10.33658/jl.v16i2.194
Febrian, R., & Yusran, S. (2021). Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian stunting pada anak balita. Jurnal Kesehatan, 12(1), 35-41.
Gordon, J. R., & Maule, C. J. (1989). Global Nutrition Targets 2025 Stunting Policy Brief. WHO, 122(2), 74–76, 78. https://doi.org/10.7591/cornell/9781501758898.003.0006
Khan, S., Zaheer, S., & Safdar, N. F. (2019). Determinants of stunting, underweight and wasting among children < 5 years of age: Evidence from 2012-2013 Pakistan Demographic and Health Survey. BMC Public Health, 19(1), 358.
Lestari, P. P., Aulia, F., & Sari, D. K. (2022). Pemeriksaan Bayi Dan Praktik Pemberian Makanan Pendamping Asi (Mp Asi) Dalam Upaya Pencegahan Stunting. Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (JPMN), 2(1), 18–26. https://doi.org/10.35870/jpmn.v2i1.505
Munawaroh, H., Nada, N. K., Hasjiandito, A., Faisal, V. I. A., Heldanita, H., Anjarsari, I., & Fauziddin, M. (2022). Peranan Orang Tua Dalam Pemenuhan Gizi Seimbang Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Pada Anak Usia 4-5 Tahun. Sentra Cendekia, 3(2), 47. https://doi.org/10.31331/sencenivet.v3i2.2149
Nugroho, M. R., Sasongko, R. N., & Kristiawan, M. (2021). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kejadian Stunting pada Anak Usia Dini di Indonesia. Jurnal Obsesi?: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 2269–2276. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.1169
Ponum, M., Khan, S., Hasan, O., Mahmood, M. T., Abbas, A., Iftikhar, M., & Arshad, R. (2020). Stunting diagnostic and awareness?: impact assessment study of sociodemographic factors of stunting among school-going children of Pakistan. 1–9.
Prendergast, A. J., & Humphrey, J. H. (2014). The stunting syndrome in developing countries. Paediatrics and International Child Health, 34(4), 250–265. https://doi.org/10.1179/2046905514Y.0000000158
Ridho, M., Armeidi, E., & Humsi, F. (2023). Balanced Nutritious Staple Foods as Spesific Intervensions for Stunting Children. 1(1), 24–29.
Rini, F., Sari, R., & Anggraini, R. (2022). Analisis faktor penyebab stunting pada balita di wilayah perkotaan. Jurnal Gizi dan Pangan, 12(2), 78-85.
Safrai, F. (2023). Validasi data gizi balita di Kota Cilegon. Laporan Puskesmas Cilegon, 15(1), 45-56.
Sari, D., Wijayanti, A., & Subandriyah, S. (2021). Persepsi masyarakat terhadap gizi dan stunting pada anak balita. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 13(3), 167-175.
Suriany, R., & Kresnawati, P. (2021). Pemenuhan Pola Makan Gizi Seimbang Dalam Penanganan Stunting Pada Balita Di Wilayah Puskesmas Kecamatan Rawalumbu Bekasi. Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan, 11(1), 34–45. https://doi.org/10.52643/jbik.v11i1.1345
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Maulida Nur, Umalihayati, Qonita, Novrita Tri Yulvia, Kurnia Ramadhani, Ratu Yustika Rini, Novita Sari, Moch Fikri Tanzil Mutaqin, Mutia Sari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





