PENINGKATAN KETERAMPILAN BAHASA INGGRIS MAHASISWA PGSD FKIP UMS MELALUI PELATIHAN TIPS CARA CEPAT DAN TEPAT PENYELESAIAN TEST TOEP
DOI:
https://doi.org/10.38048/jailcb.v4i3.2254Keywords:
Kompetensi Bahasa Inggris mahasiswa, Test Bahasa InggrisAbstract
Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh kenyataan di lapangan yakni skor test TOEP yang diperoleh sebagian besar mahasiswa UMS umumnya dan PGSD khususnya, masih di bawah 400. TOEP singkatan dari Test of English Proficiency. Materi yang diujikan terdiri dari keterampilan reseptif berbahasa yaitu Listening dan Reading. Mahasiswa dapat mengajukan proposal skripsi jika mahasiswa memperoleh skor TOEP minimal 400. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan keterampilan bahasa Inggris mahasiswa. Mitra dari pengabdian masyarakat ini adalah mahasiswa semester akhir yang akan mengukuti mata kuliah skripsi. Adapun Metode yang dipakai dalam pengabdian masyarakat ini adalah metode pelatihan yang terdiri dari tahapan Perencanaan (pengamatan), Penerapan (ceramah dan dialog), dan Evaluasi. Peserta memperoleh keterampilan baru dalam menyelesaikan latihan soal TOEP, mulai dari analisis per kata hingga kalimat. Berdasarkan hasil kegiatan pendampingan diketahui mahasiswa mempunyai minat dan rasa percaya diri yang tinggi sehingga merubah kebiasaan belajar yang semula pasif menjadi aktif. Dari monitoring kegiatan yang dilakukan, hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah mahasiwa menjadi lebih memahami bagaimana cara cepat menyelesaikan test TOEP dengan cara yang tepat dan benar sehingga perolehan skor TOEP menjadi meningkat sehingga dapat disimpulkan kegiatan pendampingan ini berhasil.
References
Baeten, M., Dochy, F., Struyven, K., Parmentier, E., & Vanderbruggen, A. (2016). Student-centred learning environments: an investigation into student teachers’ instructional preferences and approaches to learning. Learning Environments Research, 19(1), 43–62. https://doi.org/10.1007/s10984-015-9190-5
Brand, C., & Götz, S. (2011). Fluency versus accuracy in advanced spoken learner language. International Journal of Corpus Linguistics, 16(2), 255–275. https://doi.org/10.1075/ijcl.16.2.05bra
Crystal, D. (2003). English as a global language. Cambridge University Press.
Dörnyei, Z. (2008). New ways of motivating foreign language learners: Generating vision. Links, 38(38), 3–4. www.citi.org.uk/publications/bulletins/links
Marisa, S. (2019). Pengaruh Motivasi dalam Pembelajaran Siswa Upaya Mengatasi Permasalahan Belajar. Jurnal Taushiah, 9(2), 20–27. https://jurnal.uisu.ac.id/index.php/tsh/article/view/1786
Maruf, Z., Rahmawati, A. S., Siswantara, E., & Murwantono, D. (2020). Long walk to quality improvement: Investigating factors causing low English proficiency among Indonesian EFL students. International Journal of Scientific & Technology Research, 9(3), 7260–7265. http://www.ijstr.org/final-print/mar2020/Long-Walk-To-Quality-Improvement-Investigating-Factors-Causing-Low-English-Proficiency-Among-Indonesian-Efl-Students.pdf
Muhammad, M. (2017). Pengaruh Motivasi Dalam Pembelajaran. Lantanida Journal, 4(2), 87. https://doi.org/10.22373/lj.v4i2.1881
Rahman, S. (2021). Pentingnya Motivasi Belajar Dalam Meningkatkan Hasil Belajar. Merdeka Belajar Dalam Menyambut Era Masyarakat 5.0, November, 289–302.
Renandya, W. A., Hamied, F. A., & Nurkamto, J. (2018). English language proficiency in Indonesia: Issues and prospects. Journal of Asia TEFL, 15(3), 618–629. https://doi.org/10.18823/asiatefl.2018.15.3.4.618
Richards, J. C. (2017). Teaching English through English: Proficiency, Pedagogy and Performance. RELC Journal, 48(1), 7–30. https://doi.org/10.1177/0033688217690059
Wiratama, N. S., Yatmin, Afandi, Z., Budiono, H., Widiatmoko, S., Budianto, A., Sasmita, G. G., Listanti, Y., & Sumarwoto, M. I. Z. I. (2023). Pendampingan Pembuatan Penelitian Tindakan Kelas (Ptk) Untuk Mgmp Sejarah Sma Kabupaten Kediri. Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti, 4(1), 51–61. https://doi.org/10.38048/jailcb.v4i1.1447





