PELATIHAN PEMBUATAN PRODUK HERBAL INSTAN UNTUK PENINGKATAN POLA HIDUP SEHAT
DOI:
https://doi.org/10.38048/jailcb.v2i1.185Keywords:
produk herbal instan, pola hidup sehatAbstract
Warisan budaya bangsa Indonesia yang masih digunakan hingga saat ini khususnya dalam pemeliharaan dan peningkatan kesehatan serta pencegahan dan pengobatan penyakit adalah penggunaan obat tradisional. Salah satu tanaman yang dapat dimanfaatkan adalah temulawak (Curcuma Xanthorrhiza) yang dapat diolah sebagai minuman instan dalam bentukserbuk yang mudah dan praktis dalam penyajiannya serta dapat memperpanjang umur simpan. Namun sebagian besar masyarakat belum pernah memperoleh pelatihan tentang pemanfaatan produk herbal untuk peningkatan pola hidup sehat. Untuk mengatasi masalah tersebut maka perlu dilakukan suatu kegiatan dengan tujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan tanaman obat secara praktis dan mudah sebagai bagian dalam peningkatan hidup sehat. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Boro-Boro Lameuru Kecamatan Ranomeeto Barat Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara dengan melibatkan masyarakat dengan menggunakan metode pelatihan dengan cara mendemonstrasikan pembuatan minuman instan. Hasil kegiatan pelatihan diperoleh produk herbal berbentuk serbuk temulawak berwarna kuning, aroma khas temulawak dan tekstur yang sedikit kasar dengan ukuran yang homogen serta masyarakat suka terhadap produk yang dihasilkan. Temulawak juga diketahui memiliki khasiat meningkatkan sistem imun, menyegarkan tubuh, memperlancar metabolisme, menyehatkan fungsi hati, menambah nafsu makan, sebagai imunomodulator, hepatoprotektor, dan dapat meningkatkan daya tahan dan stamina tubuh. Kegiatan ini dapat meningkatkan keterampilan masyakat dalam memanfaatkan bahan alam yang tersedia untuk meningkatkan kesehatan atau mencegah paparan dari penyakit terutama dimasa pandemi seperti saat ini.
References
Badan Litbangkes. (2013). Riset Kesehatan Dasar. Jakarta.
BPOM. (2020). Bijak Manfaatkan Obat Herbal dan Suplemen Kesehatan untuk Daya Tahan Tubuh Menghadapi Pandemi COVID-19. Retrieved January 16, 2021, from https://www.pom.go.id/new/view/more/berita/18484/Bijak-Manfaatkan-Obat-Herbal-dan-Suplemen-Kesehatan-untuk-Daya-Tahan-Tubuh-Menghadapi-Pandemi-COVID-19.html
BPS. (2019). Produksi Tanaman Biofarmaka (Obat) 2017-2019. Retrieved January 16, 2019, from https://www.bps.go.id/indicator/55/63/1/produksi-tanaman-biofarmaka-obat-.html
Cahyaningrum, P. L. (2020). Analisis Proksimat Serbuk Instan Kombinasi Rimpang Temulawak (Curcuma Xanthorrhiza Roxb.) dan Daun Anting-Anting (Acalypha indica L.). Widya Kesehatan, 2(1), 1–10.
Izazi, F., & Kusuma, A. (2020). Hasil Responden Pengetahuan Masyarakat Terhadap Cara Pengolahan Temulawak (Curcuma Xanthorrhiza) dan Kencur (Kaemferia galanga) Sebagai Peningkatan Imunitas Selama COVID-19 dengan Menggunakan Kedekatan Konsep Program Leximancer. Journal of Pharmacy and Science, 5(2), 93–97.
Kemenkes RI. (2017). Farmakope Herbal Indonesia Edisi II (II). Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Khamidah, A., Antarlina, S. S., & Sudaryono, T. (2017). Ragam Produk Olahan Temulawak Untuk Mendukung Keanekaragaman Pangan. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pertanian, 36(1), 1. https://doi.org/10.21082/jp3.v36n1.2017.p1-12
Moehady, B. I. (2015). Serbuk Temulawak Sebagai Bahan Baku Minuman. In Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar (Vol. 6, pp. 55–60).
Rosidi, A., Khomsan, A., Setiawan, B., Riyadi, H., & Briawan, D. (2014). Potensi Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb) Sebagai Antioksidan. In Prosiding Seminar Nasional & Internasional.
Sastrawidana, I. D. K., & Saraswati, L. P. A. (2020). Pemanfaatan Tanaman Biofarmaka Sebagai Bahan Jamu Serbuk Untuk Meningkatkan Imun Tubuh. Proceeding Senadimas Undiksha, 1117.
Septiana, A. T. (2020). The Effect of Addition of Ginger Extract and Kencur Extract on the Physicochemical Properties of Instant Temulawak and the Sensory Properties of the Beverage. Jurnal Gizi Dan Pangan Soedirman, 3(2), 157–166.
Setyowati, A., & Suryani, C. L. (2013). Peningkatan kadar kurkuminoid dan aktivitas antioksidan minuman instan temulawak dan kunyit. Agritech, 33(4), 363–370.
Sukmawati, W., & Merina. (2019). Pelatihan Pembuatan Minuman Herbal Instan Untuk Meningkatkan Ekonomi Warga. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 25(4), 210–215.






