Main Article Content

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menghasilkan bahan ajar multilingual berbasis budaya lokal etnis Ngada yang sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar, (2) mengetahui kualitas hasil uji produk pengembangan bahan ajar multilingual berbasis budaya lokal etnis. Penelitian ini menggunakan meodel penelitian pengembangan dengan model ADDIE yang terdiri atas lima langkah yaitu: analize, design, development, implementation dan evaluation. Metode pengumpulan data antara lain sebagai berikut: (1) data mengenai materi dalam tema kegiatanku yang diintegrasikan dengan konteks budaya lokal Masyarakat Ngada dikumpulkan melalui analisis silabus kelas I, (2) data mengenai informasi karakteristik budaya lokal Masyarakat Ngada sebagai konten dan konteks bahan ajar cetak pada tema kegiatanku dikumpulkan melalui wawancara dengan tokoh-tokoh masyarakat dan tokoh adat yang ada di Kabupaten Ngada, (3) data mengenai kualitas bahan ajar cetak dilihat dari isi, penyajian, kebahasaan dan kelayakan penggunaan diperoleh dari guru dan siswa dalam uji coba terbatas menggunakan angket. Hasil uji Kelayakan produk yang dikembangkan dari hasil penilaian para ahli adalah; 1) ahli konten/materi memperoleh skor 79; rata-rata 4,38; penilaian dari ahli konten/materi dengan kategori sangat baik; 2) ahli bahasa Indonesia memperoleh skor 43 dengan rata-rata 4,77; sehingga penilaian dari ahli konten/materi dengan kategori sangat baik; 3) ahli bahasa daerah memperoleh skor 47 dengan rata-rata 3,91; penilaian dari ahli konten/materi dengan kategori baik; dan 4) dari ahli desain memperoleh skoor 42 dengan rata-rata 3,81. Berdasarkan hasil penelitian maka bahan ajar multilingual berbasis konten dan konteks budaya lokal etnis Ngada pada tema kegiatanku layak untuk digunakan.

Keywords

bahan ajar cetak bahan ajar multilingual konten dan konteks budaya lokal

Article Details

How to Cite
Awe, E. Y., & Moma, A. (2021). PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MULTILINGUAL BERBASIS KONTEN DAN KONTEKS BUDAYA LOKAL ETNIS NGADA PADA TEMA KEGIATANKU UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 8(1), 53-67. https://doi.org/10.38048/jipcb.v8i1.107

References

  1. Abiding, Y. (2014). Desain sistem pembelajaran dalam konteks kurikulum 2013. Bandung: Reflika Adi Tama
  2. Alexon. (2010). Pembelajaran terpadu berbasis budaya. Bengkulu: Unit FKIP UNIB Press.
  3. Awe E.Y., & Ende, M.F (2019). Pengembangan lembar kerja siswa elektronik bermuatan multimedia untuk meningkatkan kemampuan kognitif siswa pada tema daerah tempat tinggalku pada siswa kelas IV SDI Rutosoro di Kabupaten Ngada. Jurnal Didika Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar, 5 (2), 48-61.
  4. Baka, N.A., Laksana, D.N.L. & Dhiu, K.D. (2018). Konten dan konteks budaya lokal ngada sebagai bahan ajar tematik di sekolah dasar. Journal of Education Technology, 2 (2), 46-55
  5. Depdiknas 2003. Undang – Undang Sistem Pendidikan Nasional.Jakarta .Depdiknas
  6. Divan, S. (2018). Pengembangan bahan ajar tematik berbasis budaya lokal untuk siswa kelas iv sekolah dasar. Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan http://journal2.um.ac.id/index.php/jktpk/article/view/4433/2938
  7. Laksana D. N. L, Kurniawan P. A. W, Niftalia Irama. (2016). Pengembangan bahan ajar tematik SD kelas IV berbasis kearifan lokal masyarakat Ngada. Jurnal ilmiah pendidikan citra Bakti, 3(1), 1- 9
  8. Laksana, D.N.L., Seso, M.A., & Riwu, I.U. (2019). Content and Flores cultural context based thematic electronic learning materials: Teachers and students’perception. European Journal of Education Studies, 5(9), 145-155. https://doi.org/10.5281/zenodo.2542946
  9. Lawe, Y.U. (2017). Penerapan model contextual teaching and learning untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar ipa pada siswa kelas IV SDI Olaewa Kecamatan Boawae Kabupaten Nagekeo. Jurnal Ilmiah Pendidikan 4(1), 169 - 177
  10. Lawe,Y.U. & Dopo, T. (2019). Pengembangan bahan ajar elektronik berbasis budaya lokal ngada untuk pembelajaran tematik siswa sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 6(2), 143-144
  11. Lestari, I. (2013) Pengembangan bahan ajar berbasis kompetensi. Padang: Akedemia Permata.
  12. Permendikbud No 24 Tahun 2016. tentang kompetensi inti dan kompetensi dasar pelajaran pada kurikulum 2013 pada pendidikan dasar dan menengah.
  13. Riwu, I.U., Laksana, D.N.L., & Dhiu, K.D. (2018). Pengembangan bahan ajar elektronik bermuatan multimedia pada tema peduli terhadap makhluk hidup untuk siswa kelas IV di Kabupaten Ngada. Journal of Education Technology, 2(2), 56-64.
  14. Samri, F., Rewo, J.M. & Laksana, D.N.L. (2020). Electronic thematic teaching multimedia with local culture based materials and its effect on conceptual mastery of primary school students. European Journal of Education Studies, 7 (12), 625-641. https://dx.doi.org/10.46827/ejes.v7i12.3474
  15. Undang-undang RI No. 20 Tahun 2003. Sistem pendidikan nasional. Bandung: Citra Umbara.
  16. Wini, M.K.M., Laksana, D.N.L., & Awe, E.Y. (2020). Pengembangan bahan ajar multilingual berbasis konten dan konteks budaya lokal etnis ngada pada tema diriku untuk siswa kelas I sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata, 1 (2), 73-80.

Most read articles by the same author(s)