Main Article Content

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir tingkat tinggi pada tema daerah tempat tinggalku pada siswa dengan menggunakan bahan ajar elktronik multimedia berbasis budaya lokal.  Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan desain Kemmis dan Taggart. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Linajawa objek dalam penelitian ini adalah bahan ajar elektronik multimedia berbasis budaya lokal untuk meningktakan kemampuan berpikir tingkat tinggi belajar pada tema daerah tempat tinggalku. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan lembar observasi dan tes hasil belajar. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah deskripsi kualitatif dan deskripsi kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan pada siklus I dan siklus II diperoleh nilai kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa kelas IV SDN Linajawa menerapkan pembelajaran dengan menggunakan bahan ajar tematik multimedia berbasis budaya lokal Ngada pada tema Daerah Tempat Tinggalku sebagai berikut. Pada siklus I diperoleh rata-rata sebesar 52, dengan rata-rata presentase sebesar 52% berada pada rentangan 50-65 dengan kriteria rendah. Siklus II diperoleh nilai rata-rata sebesar 82,88, dengan rata-rata presentase sebesar 82,88%, berada pada rentangan 79-90 dengan kriteria tinggi. Pada penelitian ini telah terjadi peningkatan nilai kemapuan berpikir tingkat tinggi  pada siswa kelas IV SDN Linajawa dari siklus I ke siklus II sebesar 30,88%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan bahan ajar tematik elektronik berbasis budaya lokal Ngada  dapat meningkatkan nilai kemapuan berpikir tingkat tinggi pada siswa kelas IV SDN Linajawa, Kecamatan Golewa Barat Kabupaten Ngada.

Keywords

bahan ajar elektronik pembelajaran berbasis budaya lokal kemampuan berpikir tingkat tinggi

Article Details

How to Cite
Lawe, Y. U., Noge, M. D., Wede, E., & Itu, I. M. (2021). PENGGUNAAN BAHAN AJAR ELEKTRONIK MULTIMEDIA BERBASIS BUDAYA LOKAL PADA TEMA DAERAH TEMPAT TINGGALKU UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI SISWA SEKOLAH DASAR. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 8(1), 92-102. https://doi.org/10.38048/jipcb.v8i1.104

References

  1. Abdillah, A.N. (2010). Konsep bahan ajar elektronik dan ciri/karakteristik bahan ajar elektronik. [Online]. Diunduh melalui https://sites.google.com/site/elearningtp2010/ pengembangan-bahan-ajar/bahan-ajar-elektronik/ciri-karakteristik-bahan-ajar-elektronik. Diakses 19 Februari 2019.
  2. Annuuru, T.A., Johan, R.C., & Ali, M. (2017). Peningkatan kemampuan berpikir tingkat tinggi dalam pelajaran ilmu pengetahuan alam peserta didik sekolah dasar melalui model pembelajaran treffinger. Edutcehnologia, 3(3), 136-146
  3. Baka, N.A., Laksana, D.N.L. & Dhiu, K.D. (2018). Konten dan konteks budaya lokal ngada sebagai bahan ajar tematik di sekolah dasar. Journal of Education Technology, 2 (2), 46-55
  4. Depdiknas. (2003). Pendekatan kontextual (CTL). Jakarta: Depertemen Pendidikan Nasional.
  5. Laksana, D.N.L., Lawe, Y.U., Ripo, F., Bolo, M.O., & Dua, T.A. (2020). Lembar kerja siswa berbasis budaya lokal Ngada untuk pembelajaran tematik siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 5 (2), 227-241. https://doi.org/10.29407/jpdn.v5i2.13903
  6. Koyan, W. (2012). Statistik pendidikan. Singaraja: Universitas Pendidikan Ganesha Pers.
  7. Laksana, D.N.L., & Wawe, F. (2015). Penggunaan Media Berbasis Budaya Lokal dalam Pembelajaran IPA untuk Meningkatkan Aktivitas dan Pemahaman Konsep IPA Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 2 (1), 27-37.
  8. Laksana, D.N.L., Seso, M.A., & Riwu, I.U. (2019). Content and Flores cultural context based thematic electronic learning materials: Teachers and students’perception. European Journal of Education Studies, 5(9), 145-155. https://doi.org/10.5281/zenodo.2542946
  9. Lawe, Y.U. (2017). Penerapan model contextual teaching and learning untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA pada siswa kelas IV SDI Olaewa Kecamatan Boawae Kabupaten Nagekeo. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 4 (1), 67-77.
  10. Lawe,Y.U & Dopo, T. (2019). Pengembangan bahan ajar elektronik berbasis budaya lokal ngada untuk pembelajaran tematik siswa sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 6(2), 143-144
  11. Marzuki. (2017). Pembelajaran tematik model webbed berbasis saintifik terhadapa kemapuan berpikir tingkat tinggi di SD. Jurnal Sekolah Dasar tahun 26 (2), 159-168
  12. Poewardarminta. (2008). Model pembelajaran tematik kelas awal sekolah dasar. Jakarta: Puskurbalitbang.
  13. Pulu, D., Laksana, D.N.L., & Wau, M.P. (2020). Desain pembelajaran tematik berbantuan LKS budaya lokal berorientasi model pembelajaran inkuiri untuk siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata, 1 (2), 60-72
  14. Samri, F., JM Rewo, J.M. & Laksana, D.N.L. (2020). Electronic thematic teaching multimedia with local culture based materials and its effect on conceptual mastery of primary school students. European Journal of Education Studies, 7 (12), 625-641. https://dx.doi.org/10.46827/ejes.v7i12.3474
  15. Sukandi, U. (2001). Belajar aktif. Jakarta: Pusat Penerbitan Universitas UMS.
  16. Trianto. (2009). Mendesain model pembelajaran inovatif- progresif. Jakarta Putra Grafika: Kharisma Putra Utama
  17. Wini, M.K.M., Laksana, D.N.L., & Awe, E.Y. (2020). Pengembangan bahan ajar multilingual berbasis konten dan konteks budaya lokal etnis ngada pada tema diriku untuk siswa kelas I sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata, 1 (2), 73-80.

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>